Membentuk Semangat Belajar Anak Melalui Metode Game Dan Nyanyi
Pendampingan Di Sekolah Minggu Jemat Kristen Indonesia Keluarga Kerajaan Salatiga
DOI:
https://doi.org/10.46362/servire.v5i1.204Kata Kunci:
Game, Bernyanyi, Mentoring, Semangat belajar anak, Sekolah mingguAbstrak
Sekolah minggu adalah suatu kegiatan pembelajaran Alkitab kepada anak-anak Kristen yang diadakan pada hari Minggu. Di sekolah minggu juga anak-anak tidak saja belajar tentang Firman Tuhan saja tetapi anak-anak juga diajar bernyanyi, berdoa dan bermain game yang berhubungan dengan pertumbuhan iman anak-anak. Dalam penyampaian cerita guru sekolah minggu juga harus menyiapkan game dan pujian yang berhubungan dengan cerita firman Tuhan yang akan disampaikan. Tujuan pengabdian ini adalah membentuk semangat belajar anak di Sekolah Minggu Jemaat Kristen Indonesia Keluarga Kerajaan Salatiga. Metode pengabdian yang digunakan adalah game dan nyanyi yang diterapkan oleh mentor gereja anak JKI Keluarga Kerajaan untuk menambah semangat dan wawasan anak-anak dalam mengikuti ibadah sekolah minggu. Dengan adanya game dan pujian maka anak-anak tidak akan merasa bosan melainkan meningkatkan semangat belajar anak-anak akan kebenaran firman Tuhan.
Referensi
Daun, Paulus. Penuntun Ke Dalam Sekolah Minggu Kanak-Kanak. Manado: Yayasan Daun Family, 1989.
Heath, W. Stanley. Teologi Pendidikan Dasar Kepada Anak. Bandung: Kalam Hidup, 2005.
Hutabarat, Christiani, and Bobby Kurnia Putrawan. “Pengantar Pola Asuh Orang Tua Dalam Keluarga Kristen.” PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan 11, no. 2 (2021): 84–94. https://stapin.ac.id/e-journal/index.php/pneumatikos/article/view/28.
Ndolu, Anderson, Maya Malau, Novida Dwici Yuanri Manik, and Iswahyudi Iswahyudi. “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Pembentukan Karakter Siswa Menurut H.A.R. Tilaar.” Indonesia Journal of Religious 5, no. 1 (2022): 51–62. https://doi.org/https://doi.org/10.46362/ijr.v5i1.14.
Quwaider, Muhannad, Abdullah Alabed, and Rehab Duwairi. “The Impact of Video Games on the Players Behaviors: A Survey.” Procedia Computer Science 151 (2019): 575–82. https://doi.org/10.1016/j.procs.2019.04.077.
Sari, Dwi Novita. “Modifikasi Layanan Sekolah Minggu Sebagai Wujud Gereja Ramah Anak Di Masa Pandemi.” PROSIDING STT Sumatera Utara 1, no. 1 (2021): 43–52. https://stt-su.ac.id/e-journal/index.php/prosiding/article/view/50.
Tafetin, Krisna Karolina, Christian Ade Maranatha, and Ester Agustini Tandana. “Penerapan Kepemimpinan Guru Pendidikan Agama Kristen Untuk Mewujudkan Mutu Sekolah Minggu Di Gereja Kristen Batu Hidup Muara Karang Jakarta.” SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2, no. 1 (May 30, 2022): 129–39. https://doi.org/10.46362/servire.v2i1.130.
Yahya, Ayub. Menjadi Guru Sekolah Minggu Efektif. 1st ed. Yogyakarta: Footprints Publishing, 2011.
Yong, Su Ting, Peter Gates, Andy Chan, Chien Sing Lee, Reginamary Matthews, and Kung Ming Tiong. “Exploring the Feasibility of Computer Games in Mathematics Education.” HAVE 2019 - IEEE International Symposium on Haptic, Audio-Visual Environments and Games, Proceedings, 2019. https://doi.org/10.1109/HAVE.2019.8921018.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
SERVIRE: Journal of Research and Service by https://jurnal.widyaagape.ac.id/index.php/servire/ is licensed under a Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional










