Revitalization of Sunday School at Toraja Church Nonongan Salu

  • Aussie Femy Tangdilintin Institut Agama Kristen Negeri Toraja, Toraja, Indonesia
  • Salmon Pamantung Hoseo Univesity, Cheonan, South Korea
Keywords: revitalization, Sunday school, PKM, Toraja church, faith education

Abstract

This research was motivated by the decrease in children's participation and enthusiasm in participating in Sunday School activities at the Toraja Nonongan Salu Church. Sunday School, which was once the main forum for the formation of children's faith, is now experiencing stagnation in methods and materials. This study uses a qualitative literature method, by reviewing the literature related to the revitalization of children's ministry, ecclesiastical education, and contextual approaches in spiritual formation. Supporting data was obtained through direct observation and limited interviews with church administrators. The results showed that 62% of children aged 6–12 years in the congregation were not actively present in the last 3 months. The main factors found include a lack of innovation in learning methods, a lack of teacher training, and children's lack of interest in monotonous worship patterns. Revitalization through creative approaches, teacher training, and contextualization of materials has been proven to increase child engagement by up to 40%. Thus, the revitalization of Sunday School is a strategic step to strengthen the development of children's faith in the local church.

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya partisipasi dan semangat anak-anak dalam mengikuti kegiatan Sekolah Minggu di Gereja Toraja Nonongan Salu. Sekolah Minggu yang dulunya menjadi wadah utama pembentukan iman anak, kini mengalami stagnasi dalam metode dan materi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kepustakaan, dengan mengkaji literatur terkait revitalisasi pelayanan anak, pendidikan gerejawi, serta pendekatan kontekstual dalam pembinaan rohani. Data pendukung diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara terbatas kepada pengurus gereja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62% anak-anak usia 6–12 tahun di jemaat tersebut tidak aktif hadir dalam 3 bulan terakhir. Faktor utama yang ditemukan meliputi kurangnya inovasi dalam metode pembelajaran, minimnya pelatihan guru, serta ketidaktertarikan anak pada pola ibadah yang monoton. Revitalisasi melalui pendekatan kreatif, pelatihan guru, dan kontekstualisasi materi terbukti mampu meningkatkan keterlibatan anak hingga 40%. Dengan demikian, revitalisasi Sekolah Minggu merupakan langkah strategis untuk memperkuat pembinaan iman anak di gereja lokal.

References

Alwan, Muhammad, Nita Sunarya Herawati, and others. “Membudayakan Literasi Digital Pada Anak Sekolah Dasar Di Desa Kalijaga Kecamatan Aikmel Lombok Timur.” Empowerment: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat 1, no. 2 (2021): 9–18.

Ambarita, Jenri, and Pitri Solida Simanullang. Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi. Penerbit Adab, 2023.

Assingkily, Muhammad Shaleh, M Rofi Fauzi, Mikyal Hardiyati, and Salmadina Saktiani. Desain Pembelajaran Tematik Integratif Jenjang MI/SD (Dari Konvensional Menuju Kontekstual Yang Fungsional). Penerbit K-Media, 2021.

Baihaqi, Yassmika, Ian Harum Prasasti, and others. “Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Program Bimbingan Belajar Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Anak-Anak Tpa Mutiara Al Hadi Rt 22 Rw 04 Imopuro.” Bagimu Negeri: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 7, no. 2 (2023): 260–266.

Devi, Anita Oktaviana Trisna. “Kreativitas Sebagai Education Value” (2021).

Gultom, Joni Manumpak Parulian. “Protestant Church Strategy in Building Spiritual Identity for Generation Alpha.” Verbum Vitae 41, no. 4 (2023): 1027–1046.

Holmes, Sarah E. “An Exploration of Online Christian Faith Nurture for Children, Using UK Churches as a Case Study.” International Journal of Christianity & Education 25, no. 2 (2021): 169–183.

Hutasoit, Priska, and Andar Gunawan Pasaribu. “Landasan Alkitabiah Dalam Desain Kurikulum Dan Pengembangan PAK Dalam Pertumbuhan Iman Sekolah Minggu Gereja GBKP Doloksanggul Tahun 2024.” Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 3, no. 4 (2024): 5479–5491.

Ilham, H Achmad. “Menjawab Tantangan Era Digital: Transformasi Administrasi Publik Di Tangan Prof. Zudan.” Pemimpin Humanis Berintegritas (2025): 54.

Iswahyudi, Muhammad Subhan, Irianto Irianto, Amjad Salong, Nurhasanah Nurhasanah, Ferdinand Salomo Leuwol, Muhamad Januaripin, and Edward Harefa. Kebijakan Dan Inovasi Pendidikan: Arah Pendidikan Di Masa Depan. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.

Kamelia, Emma, Cahyo Nugroho, and Rieza Zulfahmi Taftazani. “Peningkatan Kesehatan Gigi Dan Mulut Anak-Anak Melalui Pemberdayaan Guru Di SDN 3 Sumelap Kota Tasikmalaya.” BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 4, no. 4 (2023): 3589–3596.

Larson, Mimi L. “The Child in Our Midst: The Shifting Trends in Ministry with Children and Families over the Past Forty Years.” Christian Education Journal 17, no. 3 (2020): 434–448.

Mendrofa, Christina, Gideon Sutrisno, and Yusak Tanasyah. “Kreativitas Guru Sekolah Minggu, Penggunaan Media Daring Dalam Peningkatan Minat Beribadah Anak Usia 6-8 Tahun Pada Masa Pandemi Covid-9 Di Gereja Bethel Indonesia World Trade Center Serpong.” Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 1 (2024): 28–45.

Nababan, Andrianus, Risden Anakampun, Dame Taruli, Maria Widiastuti, Taripar Samosir, and others. Micro Teaching Pendidikan Agama Kristen Berbasis Hibrid Learning. Feniks Muda Sejahtera, 2023.

Namira, Namira, and Muhamad Sofian Hadi. “Penerapan Karakter Kedisiplinan Melalui Kolaborasi Orangtua Dan Guru Terhadap Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar Peserta Didik.” JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 8, no. 2 (2025): 1664–1669.

Polemikou, Anna, and João P Da Silva. “Readdressing Spiritual Growth: What Can We Learn from Childhood Education?” Journal of Humanistic Psychology 62, no. 3 (2022): 334–351.

Rahma, Rezka Arina, Tiffany Estherlita, Monica Widyaswari, and Agi Rosyadi. Human Capital Management: Transformasi SDM Dalam Era Digital. Bayfa Cendekia Indonesia, 2025.

Salim, Agus. “Pengolaan Website Desa Sebagai Media Pelayanan Berbasis Digital Di Desa Kuala Selat.” Jurnal Sains Dan Teknik 2, no. 1 (2025): 1–6.

Tanjung, Winda Nadya U. “The Application Of Kahoot Learning Media Applications To Student Learning Motivation In The Subject Of Christian Religious Education Class X Yapim Medan High School” (2024).

Waruwu, Yamotani, Shindi Shindi, and Gregoria Silvestra Tfukani. “Transformasi Kurikulum Teologi Pendidikan Agama Kristen: Integrasi Isu Sosial Kontemporer Dan Nilai-Nilai Kekristenan.” Inculco Journal of Christian Education 5, no. 1 (2025): 17–30.

Published
2025-05-15
How to Cite
Tangdilintin, A. F., & Pamantung, S. (2025). Revitalization of Sunday School at Toraja Church Nonongan Salu. SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat , 5(1), 30-41. https://doi.org/10.46362/servire.v5i1.288