MENDIDIK UNTUK KEHIDUPAN BERDASARKAN KOMPETENSI GURU KRISTEN DI INDONESIA (EDUCATION FOR LIFE BASED ON CHRISTIAN TEACHER COMPETENCE IN INDONESIA)

  • Edym Bahapol Sekolah Tinggi Teologi Tabernakel Kemuliaan-Nya
  • Youke Singal Sekolah Tinggi Teologi Moriah
Keywords: teaching, life, christian education, mendidik, kehidupan, pendidikan kristen

Abstract

High quality education is very important for the progress of a society or nation. John Fitgerald Kennedy, former President of the USA 1961-1963, said "The development of a nation can not be swifter than the development in education. That is, if we want to advance our society and nation, then we must advance and improve the quality of our education. On the other hand, experts believe that science is power and education is a future investment (knowledge is power and education is investment in the future). So not the act of educating is very important and essential so the purpose of writing is how the act of educating in Christianity is aimed at the life of God's people themselves as a whole.

 

Pendidikan yang  berkualitas tinggi sangat penting artinya bagi kemajuan suatu masyarakat atau bangsa. John Fitgerald Kennedy, mantan Presiden USA 1961-1963, mengatakan “The development of a nation can not be swifter than the development  in education. Artinya, kalau kita ingin memajukan masyarakat dan bangsa kita, maka kita harus lebih dahulu memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan kita. Di pihak lain, para pakar berpendapat bahwa ilmu pengetahuan adalah kekuatan dan pendidikan adalah investasi masa depan (knowledge is power and education is investment in the future). Maka tidaklah tindakan mendidik merupakan hal yang sangat penting dan esensial sehingga tujuan penulisan adalah bagaimana tindakan mendidik dalam kekristenan adalah bertujuan untuk kehidupan umat Tuhan itu sendiri secara utuh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adler, Alfred. The fundamental views of Individual Psychology. Individual Psychology: Journal of Adlerian Theory, Research & Practice, Vol.38, No.1 (1982), 3–6.

Astuti, Juli. Rahasia Multiple Intelligence Pada Anak, ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam. Vol. 1, No 2 (2018): 37-61. DOI: 10.33853/istighna.v1i2.3.g3.

Baedhowi, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP): Kebijakan dan Harapan, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. No.65, Tahun 13 (2017): 171-181.

Bafadal, Ibrahim. Peningkatan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar, Dalam Kerangka Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah. Bumi Aksara, Jakarta, 2003.

Bagus, Lorens. Kamus Filsafat, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1996.

Bahrum, Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi, Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman, Vol.8, No.2 (2013): 35-45. DOI: 10.24252/.v8i2.1276.

Bakhru, Kanupriya Misra. Personal Competencies for Effective Teaching: A Review Based Study, Educational Quest: An Int. J. of Education and Applied Social Science. Vol. 8 (2017): 297-303. DOI: 10.5958/2230-7311.2017.00067.8.

Barnadib, Imam. Filsafat Pendidikan, Yogyakarta: Yayasan Andi, 1988.

Carnegie, Charles V. The Dundus and The Nation, Cultural Anthropology. Vol.11, No. (1996):13-14. DOI: 10.1525/can.1996.11.4.02a00030.

Cremin, Lawrence A. History of Education in American Culture. New Yor: Haper & Row, 1977.

Cully, Irish V. Dinamika Pendidikan Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.

Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Balai Pustaka. Jakarta, 2007.

Ditjen. Pendis Departemen Agama RI. Kumpulan Undang-undang dan Peraturan Pemerintah RI tentang Pendidikan. Ditjen Pendis Dep. Agama RI, Jakarta, 2007.

Hakim, A. Contribution of Competence Teacher (Pedagogical, Personality, Professional Competence and Social) On the Performance of Learning. The International Journal of Engineering and Science, Vol.4, No.2 (2015): 1-12.

Hamdan, Yusuf. Penerapan Konsep "7 Habits of Highly Effective People" dalam Profesi Dosen, Mediator: Jurnal Komunikasi. Vol.4 No.1 (2003): 119-134. DOI: 10.29313/mediator.v4i1.830.

Homrighausen, E.G., dan Enklaar, I.H.1994. Pendidikan Agama Kristen. BPK Gunung Mulia, Jakarta.

Ilanlou’1, M.; Zand, M. Professional Competencies of Teachers and the Qualitative Evaluation. Proceeding of Social and Behavioral Science. Vol.29 (2011): 1143-1150.

Mudiono, A. Keprofesionalan Guru dalam Menghadapi Pendidikan di Era Global. Prosiding Seminar Nasional Jurusan KSDP-Prodi S1 PGSD UNM (2016): 43-50.

Purwanti, Guru dan Kompetensi Kepribadian, Visi: Jurnal Ilmu Pendidikan. Vol.10, No.1 (2013): 1074-1088. DOI: 10.26418/jvip.v10i1.2066.

Purwanto, Intelegensi: Konsep dan Pengukurannya, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol.16, No.4, (2010): 477-485. DOI: 10.24832/jpnk.v16i4.479.

Putra, Andreas Maurenis. Rekomendasi Praktis Untuk Rekonsiliasi, DEI: Jurnal Agama dan Masyarakat, Vol.5 No.2 (2018): 201-222. DOI: 10.33550/sd.v5i2.90.6.

Raharjo, Sabar Budi; Yuliana, Lia; Yudha, Yusuf Hadi. Capaian Standar Nasional Pendidikan Sebagai Prediktor Mutu Sekolah, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. Vol.3, No.2 (2018): 129-140. DOI : 10.24832/jpnk.v3i2.750

Soetjipto dan Raflis Kosasi, Profesi Keguruan, Jakarta: Rineka Cipta, 2007.

Sugiharti, S. Multidimensi Kompetensi Profesionalisme Guru. Prosiding Seminar Nasional Jurusan KSDP-Prodi S1 PGSD UNM. (2016): 121-128.

Suhaida, Dada. Pemahaman Mahasiswa terhadap Dampak Negatif Rokok untuk Meningkatkan Kesadaran Pendidikan Nilai Moral, Untirta Civic Education Journal. Vol.1, No.1 (2016): 1-17. DOI: 10.30870/ucej.v1i1.1880.

Suriasumantri, Yuyun. Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. (Jakarta: Pustaka Sinar Harapan, 2005.

Wolterstorff. Nicholas P. Refleksi mengenai Pengajaran dan Pembelajaran Kristen. Mendidik Untuk Hidup (Educating for Life). Surabaya: Momentum, 2010.

Published
2020-06-29
How to Cite
Bahapol, E., & Singal, Y. (2020). MENDIDIK UNTUK KEHIDUPAN BERDASARKAN KOMPETENSI GURU KRISTEN DI INDONESIA (EDUCATION FOR LIFE BASED ON CHRISTIAN TEACHER COMPETENCE IN INDONESIA). QUAERENS: Journal of Theology and Christianity Studies, 2(1), 62-85. https://doi.org/10.46362/quaerens.v2i1.21