PENGANTAR TEOLOGI PENTAKOSTA (INTRODUCTION TO PENTECOSTAL THEOLOGY)

  • Bobby Kurnia Putrawan Mahabbah
Keywords: introduction, theology, pentecostal, pengantar, teologi, pentakosta

Abstract

Abstract

The Pentecostal Church was originally thought to be a movement. It is said to be a movement, because at first the Pentecostal church emphasized life experiences. Seeing this, the theologians say that the Pentecostal church does not have a theology which is, how theology is christian, logical, and systematic. In later developments, the Pentecostal church was accepted among denominations of Christian churches in general and standardized the doctrines of the Pentecostal church in the form of Pentecostal theology. So that Pentecostal theology can be taught and studied by Pentecostal people and denominations of non-Pentecostal churches. In this article, the author brings up some of the core thoughts of Pentecostal theology, namely the Bible, the living and true God, salvation, baptism, tongues, holy communion, holiness of life and holistic behavior, divine healing, eschatology, church, and worship and liturgy.

 

Keyword: introduction, teologi, pantekosta

 

Abstrak

Gereja Pantekosta pada awalnya dianggap adalah suatu gerakan. Dikatakan gerakan, karena pada awalnya gereja Pantekosta menekankan pada pengalaman hidup. Melihat hal ini, sebagai teolog mengatakan bahwa gereja Pantekosta tidak memiliki teologi yang yang, bagaimana teologi itu kristis, logis, dan tersistematis. Dalam perkembangan kemudian, gereja Pantekosta diterima di kalangan denominasi gereja-gereja Kristen pada umumnya dan membakukan doktrin-doktrin gereja Pantekosta dalam bentuk teologi Pantekosta. Sehingga teologi Pantekosta dapat diajarkan dan dipelajari oleh kalangan umat Pantekosta dan denominasi gereja-gereja non-Pantekosta. Dalam artikel ini, penulis mengangkat beberapa pemikiran inti dari teologi Pantekosta, yaitu Alkitab, Allah yang hidup dan benar, keselamatan, baptisan, bahasa lidah, perjamuan kudus, kesucian hidup dan perilaku yang menyeluruh, kesembuhan ilahi, eskatologis, gereja, serta ibadah dan liturgi.

 

Kata kunci: pengantar, teologi, pantekosta

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aritonang, Jan S., Berbagai Aliran Di dalam dan Di Sekitar Gereja, Jakarta: BPK Gunung Mulia, cet. 1, 1995.

Arrington, French L., Christian Doctrine 1: A Pentecostal Perspektive, Clevelend, Tennessee: Pathway, cet. 1, 1993.

Arrington, French L., Christian Doctrine 2: A Pentecostal Perspektive, Clevelend, Tennessee: Pathway, cet. 1, 1993.

Arrington, French L., Christian Doctrine 3: A Pentecostal Perspektive, Clevelend, Tennessee: Pathway, cet. 1, 1993.

Duty, Guy, Keselamatan Bersyarat atau Tanpa Syarat?Keselamatan Bersyarat atau Tanpa Syarat?, Diterjemahkan:

Peter Suwadi, Ibrahim Karunia Mulia, Lily Tanudjaja, Surabaya: Bukit Zaitun, cet. 1, 1996.

Gee, Donald, The Pentecostal Movement, London: Victory Press, 1949.

Lukito, Daniel Lukas, Pengantar Teologia Kristen 1, Bandung: Yayasan Kalam Hidup, cet. 3, 1996.

Menzies, William W., Horton, Stanley M., Doktrin Alkitab: Menurut Pandangan Pentakosta, Malang: Gandum Mas, cet. 2, 2003.

n.n. Pengajaran Dasar Gereja Bethel Indonesia, Jakarta: Departemen Teologia Badan Pekerja Sinode Gereja Bethel Indonesia, cet. 1, 2003.

Setiawan, Johanes, Teologi Gerak: Ajaran Roh Kudus Menurut DR. H. L. Senduk, Jakarta: Lembaga Pendidikan Theologia Bethel, cet. 1.

Stronstad, Roger, Theology Karismatik Santo Lukas, Jakarta: Karismata Publishers, cet.1, 1999.

Talumewo, Steven H., Sejarah Gerakan Pantekosta, Yogyakarta: Yayasan Andi Offset, cet. 1, 1988.

Published
2019-06-03
How to Cite
Putrawan, B. K. (2019). PENGANTAR TEOLOGI PENTAKOSTA (INTRODUCTION TO PENTECOSTAL THEOLOGY). QUAERENS: Journal of Theology and Christianity Studies, 1(1), 1-7. https://doi.org/10.46362/quaerens.v1i1.2