Peran Orangtua Dalam Mendidikan Anak Remaja

Suatu Perspektif Etika Kristen

  • Oktavianus Rangga Sekolah Tinggi Teologi Moriah, Tangerang
  • Bobby Kurnia Putrawan Sekolah Tinggi Teologi Moriah, Tangerang
Keywords: remaja, orangtua, etika kristen, pendidikan kristiani, teenager, christian ethics, parents, christian education

Abstract

Di dalam artikel ini yang mejadi inti pokok pembahas adalah bagaimana Etika Kristen melihat atau menandang karakter anak-anak remaja di era sekrang dengan perkembangan dunia teknologi hal inilah yang menjadi salah satu tempat mereka mengakses video porno sehingga timbullah keinginan tahuan dalam kehidpan nyata pergaulan bebas dan jatuh dalam dosa. Remaja yang identik dengan pencarian jati diri adalah kelompok yang paling rentan mengalami krisis karakter yang disebabkan oleh krisis identitas diri ini. Menjadi seorang remaja Kristen tidaklah cukup tanpa sungguh-sungguh memahami identitas dirinya sebagai seorang pengikut Kristus. Sebab hanya dengan memahami identitas diri itulah, remaja Kristen akan mampu memiliki karakter yang berkualitas yakni karakter Kristus yang direfleksikan melalui seluruh kehidupannya sehari-hari

References

Abineno, Ch. Sekitar Etika Dan Soal Etis. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1994.

Bahabol, Edim, and Youke Singal. “Mendidik Untuk Kehidupan Berdasarkan Kompetensi Guru Kristen Di Indonesia.” QUAERENS: Journal of Theology and Christianity Studies 2, no. 1 (2020): 62–85. https://jurnal.widyaagape.ac.id/index.php/quaerens/article/view/21.

Disrupsi, Era. “Peran Pendidikan Etika Kristen Dalam Media Sosial” (2018).

Eunike, Pratiwi, and Bobby Kurnia Putrawan. “Kajian Pedagogis Guru Pendidikan Agama Kristen Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di Era Pandemi Covid 19 : Studi Kasus Siswa Smk Harapan Bagi Bangsa , Jakarta Utara” 6, no. 1 (2021): 32–44.

Flecther, Verne H. Lihatlah Sang Manusia! Suatu Pendekatan Pada Etika Kristen Dasar. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007.

Gill, Robin. Christian Ethics: The Basics. 1st ed. Oxfordshire, England: Routledge, 2018.

Harkness, Georgia. “What Is Christian Ethics.” In Christian Ethics, edited by Harry W. and Grace C. Adams, 1–19. 1st ed. New York, NY: Abingdon Press, 1957.

Hutabarat, Christiani, and Bobby Kurnia Putrawan. “Pengantar Pola Asuh Orang Tua Dalam Keluarga Kristen.” PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan 11, no. 2 (2021): 84–94. https://stapin.ac.id/e-journal/index.php/pneumatikos/article/view/28.

Kasus, Penyebab, Hamil Di, Luar Nikah, and Theresia Tiodora Sitorus. “Implikasi Pembinaan Pemuda Gereja Atas Faktor-Faktor.” Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 4 (2020): 195–208.

Marbun, Stefanus M, and Kalis Stevanus. “Pendidikan Seks Pada Remaja” 2, no. 2 (2019): 325–343.

Matondang, Sadadohape. “Memahami Identitas Diri Remaja Dalam Kristus Menurut Efesus 2:1-10.” Illuminate Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (2018): 105–124.

Nurdin, Ali. “ETIKA PERGAULAN REMAJA DALAM KISAH NABI YUSUS AS (Telaah Tafsir Tarbawi Dalam Surat Yusuf Ayat 23-24).” Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam 1, no. 3 (2019): 490–510.

Octavia, Shilphy A. Motivasi Belajar Dalam Perkembangan Remaja. Yogyakarta: CV BUDI UTAMA, 2020.

Palunga, Rina and Marzuki. “Peran Guru Dalam Pengembangan Karakter Peserta Didik Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Depok Sleman.” Jurnal Pendidikan Karakter 7, no. 1 (2017): 109–123. https://doi.org/10.21831/jpk.v7i1.20858.

Prasti, Evi. “Pandangan Etika Kristen Tentang Berbusana Bagi Wanita Kristen.” Jurnal Teologi Berita Hidup 1, no. 2 (2019): 109–120. https://doi.org/10.38189/jtbh.v1i2.12.

Sari, Sioratna Puspita, and Jessica Elfani Bermuli. “Etika Kristen Dalam Pendidikan Karakter Dan Moral Siswa Di Era Digital [Christian Ethics in Teaching Character and Moral for Students in the Digital Era].” Diligentia: Journal of Theology and Christian Education 3, no. 1 (2021): 46. http://dx.doi.org/10.19166/dil.v3i1.2782.

Serfontein, Bernice. “Moral Origins and Christian Ethics: An Interdisciplinary Approach in Conversation with J. Wentzel van Huyssteen.” Verbum et Ecclesia 42, no. 2 (September 30, 2021). http://www.ve.org.za/index.php/VE/article/view/2341.

Shanks, Thomas, Claire Andre, Manuel Velasquez, and Michael J. Meyer. “What Is Ethics?” Journal of Issues in Ethics 1 (2010): 623–635. http://ibccatl.weebly.com/uploads/9/2/2/4/9224085/what_is_ethics.pdf.

Siahaan, Christa, and Djoys Anneke Rantung. “Peran Orangtua Sebagai Pendidik Dan Pembentuk Karakter Spiritualitas Remaja.” Jurnal Shanan 3, no. 2 (2019): 95–114.

Sihaloho, Hasiholan, Martina Novalina, and Mario Alberto Manodohon. “Etika Terapan Dalam Misi Global.” Davar : Jurnal Teologi 1, no. 2 (2020): 101–112.

Tari, Ezra, and Talizaro Tafonao. “Tinjauan Teologis-Sosiologis Terhadap Pergaulan Bebas Remaja.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 3, no. 2 (April 29, 2019): 199. https://doi.org/10.30648/dun.v3i2.181.

Wahyuni, Sri, and Yan Kristianus Kadang. “Mendidik Anak.” QUAERENS: Journal of Theology and Christianity Studies 1, no. 2 (2019): 122–143.

Wibowo, Agus. Manajemen Pendidikan Karakter Di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013.

Published
2021-10-28
How to Cite
Rangga, O., & Putrawan, B. K. (2021). Peran Orangtua Dalam Mendidikan Anak Remaja. SERVIRE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat , 1(2), 75-86. https://doi.org/10.46362/servire.v1i2.94